Watu Giring, Eksotisme Perpaduan Karya Manusia dengan Alam

Watu Giring, Eksotisme Perpaduan Karya Manusia dengan Alam

Posted on

Watu Giring adalah sebuah lokasi wisata yang berada di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul, wisata ini dalam beberapa waktu terakhir memang tengah ramai diperbincangkan. Tak aneh memang mengingat penggunaan sosial media yang meningkat sehingga tempat ini menjadi semakin dikenal karena memang keindahan alamnya yang unik.

Bagaimana tidak unik jika di Watu Giring kamu akan bisa menyaksikan eksotisme dari perpaduan karya manusia dengan alam. Ya disini kamu akan bisa melihat bebatuan alam yang dipahat menjadi potongan-potongan indah oleh para penambang batu alam.

Proses penambangan batu itulah yang membentuk banyaknya batuan alam menjadi layaknya anak tangga seperti heritage megalitikum. Lokasi ini dijadikan sebagai tempat wisata sejak proses penambangan batu dihentikan. Peninggalan dari proses tersebut ternyata menciptakan sebuah keindahan baru yang cukup menarik untuk dijadikan sebagai lokasi wisata.

Watu Giring, Eksotisme Perpaduan Karya Manusia dengan Alam

Tiket Masuk

Untuk bisa menikmati keindahan bebatuan alam yang ada di Watu Giring maka pengunjung tidak dikenakan tarif resmi. Hal ini dikarenakan sampai saat ini lokasi wisata masih dikelola oleh masyarakat sekitar. Jadi sebagai ganti biaya masuknya pengunjung hanya dimintai untuk biaya parkirnya saja. Untuk kendaraan roda 2 maka kamu hanya perlu membayar sebesar 2 ribu rupiah sedangkan untuk roda empat dikenakan biaya 5 ribu rupiah saja.

Untuk bisa ke obyek wisata ini maka kamu bisa melalui rute yang biasanya digunakan untuk menuju Kali Suci. Jika mengalami kesulitan untuk menemukan lokasi wisata ini maka bisa juga dengan bertanya pada masyarakat sekitar karena memang tempat ini belum terindek oleh Google Maps. Nah buat kamu yang mau kesini maka sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi atau lebih baik gunakan sewa mobil di Jogja dan Paket Wisata Jogja.

Daya tarik yang mempesona

Seperti yang telah disebutkan tadi bahwa daya tarik utama dari Watu Giring adalah struktur bangunan bebatuan yang tertata dengan sangat cantik. Susunan bebatuan ini membuatnya terlihat seperti candi-candi kecil yang disusun berundak. Tempat ini sangat cocok dikunjungi oleh kamu yang memiliki hobby fotografi. Latar belakang bebatuan yang indah dan memiliki bentuk seperti punden bertingkat layaknya sebuah Piramida Suku Maya tentu akan bisa membuat hasil fotomu menjadi menakjubkan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi lokasi wisata ini adalah pada sore hari, mengapa demikian? Karena ketika sore hari maka kamu akan bisa sekaligus menyaksikan pemandangan sunset yang tak kalah mempesona. Pemandangan ketika matahari terbenam berbaur dengan hamparan sawah yang hijau serta perbukitan yang ada disekitar pasti akan menambah suasana menjadi semakin mempesona.

Selain itu jika datang pada saat cuaca cerah dan disaat yang beruntung maka kamu bisa juga menyaksikan pemandangan Gunung Merapi dari tempat ini. Lokasi ini sendiri cukup sering digunakan sebagai lokasi untuk melakukan foto prewedding karena memang terdapat beberapa spot yang tepat dijadikan background foto.

Karena lokasi ini masih dalam tahap pengembangan maka belum ada fasilitas yang memadai. Di lokasi ini kamu hanya akan menemukan tempat duduk panjang yang dibuat dari bambu. Tempat duduk ini disediakan untuk bisa digunakan pengunjung yang ingin beristirahat maupun melihat keindahan pemandangan sembari bersantai. Selain itu ada juga warung yang menjual makanan tradisional khas daerah sekitar.

Meskipun Watu Giring belum memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk dijadikan sebagai lokasi wisata, namun tempat ini tetap layak untuk dikunjungi. Keunikan perpaduan karya tangan manusia dengan alam akan sangat sayang jika kamu dilewatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *